KETIKA ILMU DITOLAK KARENA FANATISME, SAAT ITULAH KEJUMUDAN MEMBUKA PINTU LEBAR BAGI KEMUNDURAN | KEDISIPLINAN DALAM ISLAM BUKAN SEKADAR ATURAN, TETAPI BENTUK KETAATAN KEPADA ALLAH DALAM SETIAP ASPEK KEHIDUPAN | PERSELISIHAN DI KALANGAN DAKWAH TAUHID KARENA MASIH ADANYA KETIDAKIKHLASAN DAN ADANYA KEPENTINGAN DUNIA | KEJUMUDAN UMAT ADALAH BENTUK KEMUNDURAN UMAT |

Khutbah Jumat: Jangan Biarkan Dzulhijjah Berlalu Tanpa Amal

 الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي هَدَانَا لِهَذَا وَمَا كُنَّا لِنَهْتَدِيَ لَوْلَا أَنْ هَدَانَا اللَّهُ

أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّاللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّداً عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ

اَللَّهُمّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلى مُحَمّدٍ وَعَلى آلِهِ وأَصْحَابِهِ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدّيْن

فَيَا أَيُّهَا الْحَاضِرُوْنَ. اِتَّقُوا اللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ

فَقَالَ اللهُ تَعَالَى: يَا أَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُوا رَبَّكُمُ الَّذِي خَلَقَكُمْ مِنْ نَفْسٍ وَاحِدَةٍ وَخَلَقَ مِنْهَا زَوْجَهَا وَبَثَّ مِنْهُمَا رِجَالًا كَثِيرًا وَنِسَاءً وَاتَّقُوا اللَّهَ الَّذِي تَسَاءَلُونَ بِهِ وَالْأَرْحَامَ إِنَّ اللَّهَ كَانَ عَلَيْكُمْ رَقِيبًا

اللّهُمَّ عَلِّمْنَا مَا يَنْفَعُنَا، وَانْفَعَنَا بِمَا عَلَّمْتَنَا، وَزِدْنَا عِلْماً، وَأَرَنَا الحَقَّ حَقّاً وَارْزُقْنَا اتِّبَاعَهُ، وَأَرَنَا البَاطِلَ بَاطِلاً وَارْزُقْنَا اجْتِنَابَهُ

Jama'ah Jumat Rahimakumullah

Alhamdulillah senantia kita membasahi lisan dengan kalimat tahmid Alhamdulillahi rabbil ‘aalamin . Kita memuji Allah sebagai satu-satunya Entitas yang berhak dipuji, tidak ada yang berhak dipuji kecuali hanya diri-Nya. Karena segala kenikmatan yang kita dapatkan saat ini tentunya semua berasal dari karunia Allah subhanahu wa ta’ala.

Sholawat dan salam senantiasa kita sampaikan kepada Qudwatun Hasanah, Baginda Nabi besar Muhammad shallallahu ‘alayhi wasallam, semoga kelak kita mejadi golongan yang mendapatkan syafaat dari nabi Muhammad shallallahu ‘alayhi wasallam, pada moment Syafa’atul ‘Uzma nantinya.

Mengawali khutbah pada siang hari yang penuh keberkahan ini, khatib berwasiat kepada kita semua, terutama kepada diri khatib pribadi untuk senantiasa berusaha meningkatkan kualitas ketakwaan kita kepada AllAh ta’ala. Taqwa dalam artian bermujahadah melaksankan apa yang Allah perintahkan dan menjauhi apa yang Allah haramkan.

Ma'asyiral Muslimin Rahimakumullah

Allah Subhanahu wa Ta’ala telah menjadikan sebagian waktu lebih mulia daripada waktu yang lain. Di antara waktu yang dimuliakan adalah bulan-bulan haram, sebagaimana firman Allah Ta’ala:

إِنَّ عِدَّةَ الشُّهُورِ عِنْدَ اللَّهِ اثْنَا عَشَرَ شَهْرًا فِي كِتَابِ اللَّهِ مِنْهَا أَرْبَعَةٌ حُرُمٌ

“Sesungguhnya bilangan bulan di sisi Allah ada dua belas bulan… di antaranya ada empat bulan haram.” (At-taubah:36)

Dan di antara bulan haram tersebut adalah bulan Dzulhijjah, bulan yang penuh keberkahan dan musim memperbanyak amal shalih.

Rasulullah Shallallahu ‘alayhi wa sallam bersabda:

مَا مِنْ أَيَّامٍ الْعَمَلُ الصَّالِحُ فِيهَا أَحَبُّ إِلَى اللَّهِ مِنْ هَذِهِ الْأَيَّامِ

“Tidak ada hari-hari di mana amal shalih lebih dicintai Allah daripada hari-hari ini.”

Yaitu sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah.

Kaum muslimin rahimakumullah,

Pada bulan yang mulia ini, kita dianjurkan memperbanyak seluruh amal shalih. Tidak ada amalan tertentu yang diwajibkan secara khusus untuk semua orang. Maka siapa yang ingin memperbanyak puasa sunnah sejak awal Dzulhijjah, silakan. Yang ingin memperbanyak membaca Al-Qur’an, silakan. Yang ingin memperbanyak tahajud, dzikir, sedekah, membantu sesama, menghadiri majelis ilmu, semuanya termasuk amal shalih yang besar pahalanya di sisi Allah.

Intinya, seluruh amal kebaikan hendaknya ditingkatkan pada bulan haram dan khususnya di bulan Dzulhijjah ini.

Jangan sampai hari-hari yang agung ini berlalu begitu saja tanpa ibadah dan tanpa taubat kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala.

Ma’asyiral Muslimin rahimakumullah,

Di antara amal yang sangat dianjurkan pada bulan Dzulhijjah adalah ibadah qurban. Allah Ta’ala berfirman:

فَصَلِّ لِرَبِّكَ وَانْحَرْ

“Maka dirikanlah shalat karena Rabbmu dan berqurbanlah.” (QS. Al-Kautsar: 2)

Qurban adalah bentuk pendekatan diri kepada Allah, tanda syukur atas nikmat-Nya, dan syiar Islam yang agung. Maka bagi yang Allah lapangkan rezekinya, hendaknya mulai mempersiapkan qurban dengan niat yang ikhlas karena Allah Ta’ala.

Semoga Allah memberikan kepada kita taufik untuk memanfaatkan bulan Dzulhijjah dengan amal-amal terbaik dan menerima seluruh ibadah kita.

أَقُولُ قَوْلِي هَذَا وَأَسْتَغْفِرُ اللَّهَ الْعَظِيمَ لِي وَلَكُمْ وَلِسَائِرِ الْمُسْلِمِينَ مِنْ كُلِّ ذَنْبٍ، فَاسْتَغْفِرُوهُ إِنَّهُ هُوَ الْغَفُورُ الرَّحِيمُ

Khutbah Kedua

الحمدُ للهِ الَّذِي جَعَلَنَا مِنَ المُسْلِمِينَ، وَرَزَقَنَا مِنَ الطَّيِّبَاتِ.أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلٰهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ. اللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ، وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ، وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدِّينِ. أَمَّا بَعْدُ، فَيَا عِبَادَ اللهِ، اتَّقُوا اللهَ فَقَدْ فَازَ الْمُتَّقُونَ. قَالَ اللهُ تَعَالَى: إِنَّ اللهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ ۚ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيمًا


اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُؤْمِنِينَ وَالْمُؤْمِنَاتِ، وَالْمُسْلِمِينَ وَالْمُسْلِمَاتِ، الْأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَالْأَمْوَاتِ، إِنَّكَ سَمِيعٌ قَرِيبٌ مُجِيبُ الدَّعَوَاتِ، وَيَا قَاضِيَ الْحَاجَاتِ


اللَّهُمَّ أَعِزَّ الْإِسْلَامَ وَالْمُسْلِمِينَ


اللَّهُمَّ انْصُرِ الْإِسْلَامَ وَالْمُسْلِمِينَ فِي كُلِّ مَكَانٍ


اللَّهُمَّ احْفَظْ لَنَا بِلَادَنَا إِنْدُونِيسِيَا مِنْ كُلِّ شَرٍّ


اللَّهُمَّ أَرِنَا الْحَقَّ حَقًّا وَارْزُقْنَا اتِّبَاعَهُ، وَأَرِنَا الْبَاطِلَ بَاطِلًا وَارْزُقْنَا اجْتِنَابَهُ


رَبَّنَا لَا تُزِغْ قُلُوبَنَا بَعْدَ إِذْ هَدَيْتَنَا، وَهَبْ لَنَا مِنْ لَدُنْكَ رَحْمَةً، إِنَّكَ أَنْتَ الْوَهَّابُ


رَبَّنَا ظَلَمْنَا أَنْفُسَنَا، وَإِنْ لَمْ تَغْفِرْ لَنَا وَتَرْحَمْنَا لَنَكُونَنَّ مِنَ الْخَاسِرِينَ


رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً، وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً، وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ


عِبَادَ اللَّهِ، إِنَّ اللَّهَ يَأْمُرُ بِالْعَدْلِ وَالْإِحْسَانِ، وَإِيتَاءِ ذِي الْقُرْبَى، وَيَنْهَى عَنِ الْفَحْشَاءِ وَالْمُنْكَرِ وَالْبَغْيِ، يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُونَ


فَاذْكُرُوا اللَّهَ الْعَظِيمَ يَذْكُرْكُمْ، وَاشْكُرُوهُ عَلَى نِعَمِهِ يَزِدْكُمْ، وَلَذِكْرُ اللَّهِ أَكْبَرُ، وَاللَّهُ يَعْلَمُ مَا تَصْنَعُونَ


Disusu Oleh:

Abdul Malik Yurisfa, SS, C.LQ.

Posting Komentar

0 Komentar